Showing posts with label Tiongkok. Show all posts
Showing posts with label Tiongkok. Show all posts

Thursday, September 17, 2015

Nasi Goreng 78 Kapas Gading Madya Surabaya

Hobi makan di warung Chinese Food mungkin terbawa sejak ngekost di Jogja. Bagaimana tidak? Cuma di sana saya bisa makan sayuran yang cocok dengan lidah saya. Lalu terbawa sampai pulang ke Surabaya. Apalagi waktu kios samping rumah saya disewa dan dijadikan warung Chinese Food. Tambah bahagia saya, karena tinggal buka pagar rumah dan melangkah ke samping. Karena dekat dengan rumah dan lumayan sering ke sana kalau tidak masak di rumah. Tapi sayangnya satu porsi menu sana cuma cukup untu satu orang, bukan menu jumbo. Haha... Tempatnya kecil bukan seperti restoran, hanya cukup untuk sekitar 15 orang saja. Tapi tempatnya bersih dan yang punya rajin ke masjid, lho? Hehe... Menu yang dijual seperti macam-macam nasi goreng, mie goreng, koloke, cap cay, fu yung hay, dan tumisan lainnya.

Rata-rata sih sudah pernah semua dan rata-rata juga mendapatkan nilai 7,5 lah, cocok buat saya. Soal harga mulai dari IDR 9K - 15K. Nah kalau mau makan hemat saat ultah bisa juga memilih tempat ini. Karena free dua menu dengan menunjukkan KTP. Tapi sebelumnya kamu harus bilang dulu sebelum memesan dan menunjukkan bukti bahwa kamu sedang berulang tahun hari itu. Mantap kan? Bulan depan saya mau nyobain fitur ini, wkwkw. Jam operasionalnya saat ini adalah setiap hari setelah ashar sampai malam biasanya jam 11:00 PM atau bisa tutup lebih cepat kalau sudah habis duluan. Nah bagi warga Kapas Gading Madya Surabaya dan sekitarnya, mungkin ini bisa jadi referensi makan kamu kalau bosan dengan menu penyetan atau sego sambel.

Menu dan Price List
Foto Oleh: D. Indah Nurma

Kondisi Warungnya
Foto Oleh: D. Indah Nurma

Koloke Ayam DIbungkus
Foto Oleh: D. Indah Nurma

Tuesday, November 18, 2014

Bakpao Chik Yen Asli Surabaya


Stand Chik Yen di Jalan Kedung Cowek
Foto oleh: D. Indah Nurma

Seperti yang kita tahu bahwa bakpao adalah makanan tradisional dari Tiongkok. Bakpao sendiri terdiri dari dua kata, yaitu 'Bak' yang artinya daging babi dan 'Pao' yang artinya bungkusan. Jadi kue yang diserap dari bahasa Hokkian ini berarti bungkusan berisi daging. Menurut wikipedia, bakpao adalah baozi yang berisi daging babi tersebut. Di Indonesia sendiri bakpao dikenal masyarakat dengan berbagai varian isian. Sebenarnya kue yang dikukus seperti itu disebut baozi dan bakpao adalah salah satu jenisnya saja.

Tak terkecuali di Surabaya, bakpao sudah sangat umum di telinga masyarakat. Apalagi dengan merk Chik Yen. Saya mengenal Bakpao Chik Yen ini sendiri sejak saya masih kecil karena pembuatannya ada di dekat rumah saya. Chik Yen ini dijual keliling dengan gerobak dan stand pinggir jalan. Awalnya saya kira Chik Yen hanya ada di Surabaya, ternyata sudah merambah di kota-kota besar lainnya di Indonesia yang semuanya dikirim dari Surabaya. Varian isi dari bakpao ini adalah kacang hijau, ayam, kacang tanah, keju susu, starwberi, coklat, dan kacang putih. Bakpao Chik Yen yang degan jargonnya 'Asli Lho!' ini sebenarnya tidak asli karena sama sekali tidak menjual yang isi daging babi, hehe. Bahkan pada tahun 2004 mendapatkan sertifikat halal dari MUI.

Menurut penilaian saya Chik Yen ada ding angka 10 dari 10 poin. Rasanya itu lho tidak terlalu manis di rotinya, lembut, dan empuk. Sangat istimewa apalagi saat masih hangat. Saya tidak pernah merasakan baozi yang enak selain Chik Yen. Varian yang saya sukai adalah ayam, kacang hijau, dan keju susu. Saat memakannya cobalah untuk membelahnya jadi dua dan cium aromanya, pasti kalian akan merasakan bahagia sepertiku, haha. Untuk harganya berkisar antara 3.500 sampai 5.500 rupiah. Tapi entahlah setelah harga bahan bakar minyak kembali naik. 
Bakpao/Baozi Chik Yen rasa Ayam, Keju Susu, dan Kacang Hijau
Foto oleh: D. Indah Nurma